Maknai Hari Raya Kurban, Herman Deru Ajak Warga Sumsel Senang Berbagi

Maknai Hari Raya Kurban, Herman Deru Ajak Warga Sumsel Senang Berbagi

RIMAUNEWS.COM, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru dan keluarga menggelar sholat Idul Adha 10 Zulhijah 1440 Hijriah, di Masjid Jama'atul Ihsan, di Jalan P.S.I Lautan, Lorong Kedukan Bukit II RT 16, Kelurahan 35 Ilir, Kota Palembang, Minggu (11/8).



Gubernur dan Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Ferbrita Lustia beserta keluarga besar berangkat dari kediaman rumah dinas gubernur, Griya Agung  menuju Masjid Jama'atul Ihsan sekitar pukul 06.30 WIB.



Walau lokasi masjid Jama'atul Ihsan masuk lorong dan harus melewati pemukiman yang padat, namun tidak menyurutkan niat mantan Bupati OKU Timur dua periode ini. Bahkan kehadiran gubernur di tempat ini mendapatkan sambutan hangat dari jemaah sholat Ied. Maklum selama ini belum pernah seorangpun sekelas gubernur yang datang menggelar sholat Ied dengan warga setempat.



Dalam sambutannya dihadapan jemaah sholat Ied, Gubernur Herman Deru mengaku bangga dan mengucapkan syukur yang tidak terhingga. Bisa tersilaturahmi dengan warga sekitar berbagi kebahagian.



"Alhamdulillah pagi hari ini, kita dipertemukan ditempat ini. Saya dan keluarga bersyukur dan bangga dapat hadir di tengah-tengah masyarakat 35 Ilir untuk melaksanakan Sholat Idul Adha," katanya.



Dia menegaskan, bagi dirinya sudah tidak asing menggelar kunjungan dari masjid-kemasjid bukan saja masjid yang lokasinya di ruas jalan protokol namun juga dirinya biasa menggelar safari jumat dan sholat Ied berjemaah di masjid lokasinya jauh dan kadang sulit dijangkau. 



Herman Deru mengatakan, dari kunjungannya ke masjid-masjid tersebut banyak hal positif yang didapat, selain untuk menyerap aspirasi warga juga sebagai ajang memperkokoh silaturrahmi antara umaro, ulama dan umat.



"Jangan heran. Saya sudah biasa dan rutin menggelar safari jumat atau sholat Ied di masjid yang jauh. Yang selama ini nyaris tidak pernah dikunjungi pejabat. Kebiasaan datang ke masjid -masjid seperti ini sudah saya lakukan sejak menjadi Bupati OKU Timur dulu," imbuh Herman Deru.



Terkait dengan makna  hari raya Idul Adha 1440 Hijriah, Gubernur Herman Deru menekanan agar momen hari Raya Kurban dimaknai sebagai ajang mempererat hubungan baik antar sesama manusia atau hablumminannas. Disamping itu  momen Idul Adha diharapkan bisa menjadi ajang introspeksi sebagai makhluk sosial dengan membiasakan prilaku yang baik dan berakhlak mulia.



"Alhamdulillah masyarakat disini hidup dengan rukun penuh kekeluargaan dan inilah yang memang ciri khas kita warga Sumsel. Momen hari raya kurban ini juga kita jadikan sebagai ajang meningkatkan keimanan dan kepekaan kita akan kondisi sekitar, membiasakan hidup peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar," tambahnya.



Di Masjid Jama'atul Ihsan Jalan P.S.I Lautan, Lorong Kedukan Bukit II RT 16, Kelurahan 35 Ilir ini Herman Deru menyerahkan satu ekor sapi kurbaan dengan bobot 700 Kg yang dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.



"Saya kesini membawa satu ekor sapi. mohon di sembelih, selanjutnya dagingnya dibagikan dengan rata kepada masyarakat. Kepada panitia kurban untuk didata warga yang berhak menerimanya," tandasnya.



Sementara itu, Ketua Masjid Jama'atul Ihsan, Ust. Kgs. M. Ardani A. Kohar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan keluarga beserta jajarannya yang telah memilih  masjid Jama'atul Ihsan sebagai lokasi sholat Ied.



"Terima kasih kepada pak gubernur atas pemberian satu ekor sapi kurban di untuk jemaah Masjid Jama'atul. Insya Allah nakan di bagikan kepada masyarakat sekitar," tutupnya. (Advetorial)

(Aan Wahyudi)

Komentar