Anggaran Minim, Disbudpar Fokus Benahi 10 Destinasi Wisata

Anggaran Minim, Disbudpar Fokus Benahi 10 Destinasi Wisata Kepala Disbudpar Sumsel, Irene Camelyn Sinaga

RIMAUNEWS.COM, Palembang- Dari 65 tempat destinasi objek wisata yang ada di kota Palembang, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel) akan memfokuskan membangun dan membenahi 10 tempat objek wisata. Hal ini disebabkan karena terkendala minimnya anggaran dari pemerintah.
Kepala Disbudpar Sumsel, Irene Camelyn Sinaga mengatakan, saat menyambut Asian Games nanti pihaknya akan memfokuskan membangun dan membenahi 10 tempat objek wisata dari 65 yang ada di kota Palembang. “Kami saat ini fokus membangun dan membenahi 10 tempat itu saja dulu karena membangun destinasi itu tidak mudah,” kata Irene.
Irene menjelaskan, sulitnya membangun dan membenahi objek wisata karena terkendala berbagai faktor yakni waktu yang tidak cukup, Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang dan anggaran dana yang minim. “Sumsel ini kaya tempat objek wisata tetapi kami tidak bisa untuk membangun semuanya karena minimnya SDM dan anggaran dana yang minim. Jadi kami fokus benahi satu per satu dulu,” jelasnya.
Dari 10 tempat destinasi yang akan difokuskan untuk dibenahi, lanjut Irene, pihaknya memberi contoh yakni kampung Al Munawar yang saat ini pembangunannya terus dilakukan. “Seperti kampung Al Munawar disana kita terus lakukan pembangunan perkembangan destinasi,” ujarnya.
Irene menjelaskan, membangun destinasi tempat wisata itu harus memperhatikan tiga unsur. Yang pertama asebillitas yakni jalan masuk ketempat wisata. Kedua, Amenitas seperti tempat toilet dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan ketiga Atraksi yakni kegiatan apa saja yan ada di objek wisata tersebut. “Jadi misalnya seperti di kampung Al Munawar itu tidak hanya selfie saja tetapi fasilitas disana harus lengkap,” bebernya.
Irene menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) mengenai tempat objek destinasi wisata di kota Palembang. “Karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) ini tidak ada wilayah yang ada wilayah itu kabupaten/kota. Kami hanya bisa lakukan dimanfaatkan oleh kabupten/kota untuk membangun daerahnya,” tukasnya.

(Hadi Wibowo)

Komentar