2 Perusahaan Ini Kata Bapenda Belum Bayar Pajak ? Siapa Mereka ?

2 Perusahaan Ini Kata Bapenda Belum Bayar Pajak ? Siapa Mereka ? Foto ilustrasi kategori galian C

rimaunews.com, PALI - Ditunggu hingga pertengahan bulan ini, Desember 2017, kalau tidak dua perusahaan belum membayar pajak galian C ini akan dikenakan denda sanksi 2 persen dari nilai bayar pajak yang ditetapkan.

Siapa kedua perusahaan tersebut ? Kata Plt kepala Bapenda Kabupten PALI Husni Thamrin Cik Nung melalui Erizon, Kabid Pendapatan Asli Daerah (PAD), perusahaan perkebunan kelapa sawit yakni PT Golden Blossom Sumatera (GBS) dan Palembang Lago merupakan perusahaan pelabuhan batubara.

Dua perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan ditegaskan Bapenda PALI belum membayar pajak galian C. "Berkas laporannya saja belum masuk apalagi bayar pajaknya,"katanya, Selasa (5/12/2017).

Langkah tegas ini, mengingat akhir tahun 2017 sudah hampir usai dan kedua perusahaan tersebut belum menyerahkan RAB-nya yang akan menjadi bahan Bapenda atau Badan Pendapatan Daerah menghitung kewajiban bayar galian C-nya.

"Hitungan besaran pajak galian C berpatokan pada RAB perusahaan, namun hingga saat ini belum masuk,"ungkapnya.

Lanjutnya, kalau sampai pertengahan bulan ini belum juga masuk, kami akan turun bersama tim dari Dinas Perkejaan Umum (PU) untuk menghitung pajak yang harus dibayar dua perusahaan itu.

Sebelum langkah tegas tersebut, Bapenda setempat telah melayangkan teguran bersifat administratif. Bahkan pihaknyapun telah turun ke lapangan untuk menyarankan pihak perusahaan segera memberikan laporan serta membayar pajak galian C.

Mengenai sanksinya ? Menurutnya, dikenakan denda dengan besaran 2 persen dari pajak yang harus dibayarkan. "Sudah kami hubungi mereka (dua perusahaan tersebut), dan mereka menjelaskan bahwa saat ini sedang menyiapkan berkas," kata dia menirukan jawab dari kedua perusahaan tersebut.

Tak banyak berkomentar, Humas PT GBS, Eduard mengatakan dirinya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan management perusahaan. "Kami akan tanyakan dulu ke managemen pak, permasalahan itu," singkatnya.


(Agya S Yansori)