3 Proyek Besar Incaran Jamkrida, Apa Saja ?

3 Proyek Besar Incaran Jamkrida, Apa Saja ? Direktur Utama Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta

rimaunews.com, PALEMBANG - Sepanjang tahun 2017, setidaknya hingga akhir tahun, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel yakni mampu mencetak laba Rp 2 miliar.

Angka tersebut merupakan sumbangan dari sejumlah penjaminan proyek infrastruktur di Sumatera Selatan, utamanya di Kota Palembang.

Lalu, bagaimana untuk tahun 2018 ? Sedikit membuka informasi, ternyata Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Sumsel yang baru berjalan 3 tahun ini mengincar penjaminan kredit untuk 3 pekerjaan mega proyek.

Ini diungkapkan, Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta, Selasa (5/12/2017). Untuk tahun depan, kata Askin, pihaknya juga tengah menfoskuskan untuk mampu menjamin sejumlah proyek-proyek besar di Sumsel.

Contohnya, sambung dia, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA), Masjid Raya Sriwijaya, serta pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Raten Fatah.

"Didukung dengan support penuh dari Pemprov Sumsel sebagai pemegang saham kami sebisa mungkin memberikan hasil yang maksimal guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel," katanya.

Untuk kinerja tahun berjalan ini, hingga Oktober 2017, nilai penjaminan yang tercatat dari Januari-Oktober mencapai Rp 800 miliar, sementara untuk nilai outstanding penjaminan mencapai Rp 1,5 triliun.

Dari jumlah tersebut, himpunan Imbal Jasa Penjaminan yang diperoleh mencapai Rp 15 miliar. Nah, untuk laba sendiri sudah terhimpun sekitar Rp 1,6 miliar.

Hingga tutup tahun 2017, Jamkrida Sumsel optimis mampu mencatatkan laba hingga Rp 2 miliar pada kinerja tahun ini. Jumlah tersebut mengalami lonjakan dua kali lipat dari realisasi laba di tahun lalu sebesar Rp 800 juta. 

(Agya S Yansori)