42 Ribu Perhari, Driver Go-jek Bisa Miliki Rumah KPR

42 Ribu Perhari, Driver Go-jek Bisa Miliki Rumah KPR

Rimaunews.com, PALEMBANG- Go-jek bersama Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas kerjasama akses pembiayaan perumahan kepada mitra, Go-jek yang berada di berbagai kota yang ada indonesia.

Kerjasama ini merupakan bagian dari program Swadaya dari Go-jek yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra, dan juga bentuk komitmen kedua perusahaan dalam mensukseskan program keuangan inklusif dan mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan presiden Indonesia, Joko Widodo pada tahun 2015 lalu.

SVP Publik Policy And Goverment Relations Go-jek, Malikulkusno Utomo mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi perluasan kerjasama akses pembiayaan rumah bagi mitra Go-jek. "Program ini merupakan salah satu program manfaat yang ditawarkan Go-jek untuk mitranya, para pekerja sektor informal seperti mitra kami sering dianggap tidak bankkable sehingga sering mengalami kesulitan baik dalam mendapatkan produk perbankan seperti pembiayaan rumah,” kata Malikulkusno di sela-sela konferensi pers Go-jek dan Bank BTN perluas akses kepemilikan rumah bagi mitra Go-jek di hotel Aryaduta, Kamis (7/12).

Malikulkusno menambahkan, pihaknya berharap dengan program ini driver gojek bisa memiliki rumah. “Saya berharap driver Go-jel bisa mendapatkan rumah yang akan menjadi aset penting bagi mereka," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Subsidized Mortgage Division Bank BTN, Budi Permana mengungkapakan pihaknya juga menyambut baik perluasaan kolaborasi dengan Go-jek. Meskipun, sejalan dengan misi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan inklusi keuangan, kerjasama sejalan dengan komitmen Bank BTN untuk mensukseskan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah. “Saya berharap dengan adanya kerja sama ini bisa  memberikan akses ke mitra Go-jek untuk produk KPR maka target dari pemerintah lebih cepat tercapai memiliki rumah dengan uang muka yang terjangkau dan suku bunga yang rendah dan selama 20 tahun, mereka juga bisa memanfaatkan KPR BTN mikro untuk pekerja informal yang sudah kami miliki sebelumnya. Kini mereka bisa punya rumah impian mulai dari Rp 42.000/hari," tukasnya.

(Hadi Wibowo)