Produsen Aqua Didenda Rp 13 Miliar Lebih, Putusan KPPU

Produsen Aqua Didenda Rp 13 Miliar Lebih, Putusan KPPU Aktivitas Antar Galon Aqua

 

RIMAUNEWS.COM, Jakata - Denda senilai Rp 20 miliar lebih dijatuhkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kepada PT Tirta Investama produsen air mineral Aqua, sebesar Rp 13,84 miliar dan satu lagi kepada distribtornya, PT Balina Agung Perkasa Perkasa didenda Rp 6,29 miliar.

Denda tersebtut diberikan KPPU karena praktik persaingan usaha tidak sehat. Dalam putusannya menilai Tirta Investama (terlapor I) dan Balina Agung Perkasa (terlapor II) melanggar pasal Pasal 15 ayat (3) huruf b Undang Undang No. 5 Tahun 1999 dan Pasal 19 huruf a dan b Undang Undang No.5 Tahun 1999.

Pasal 15 menyebut pelaku usaha dilarang membuat perjanjian mengenai harga atau potongan harga tertentu atas barang dan atau jasa, yang memuat persyaratan bahwa pelaku usaha yang menerima barang dan atau jasa dari pelaku usaha pemasok.

Sedangkan pasal 19 berisi pelaku usaha dilarang melakukan satu atau beberapa kegiatan, baik sendiri maupun bersama pelaku usaha lain, yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Majelis Komisi terdiri dari R. Kurnia Sya'ranie, Munrokhim Misanam dan Tresna Priyana Soemardi. "Menghukum Terlapor I denda sebesar Rp13.845.450.000. Menghukum Terlapor II denda sebesar Rp 6.294.000.000 ," bunyi salah satu butir putusan KPPU, Kamis (21/12).

Setelah Terlapor I dan Terlapor II melakukan pembayaran denda, maka salinan bukti pembayaran denda tersebut dilaporkan dan diserahkan ke KPPU

Dalam pertimbangannya, Majelis KPPU meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengawasi pelaku usaha distributor dan keagenan agar dalam melaksanakan bisnis atau aktivitasnya harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Kemendag dan prinsip persaingan usaha yang sehat.

(Agya S Yansori)