Waspada! Dishub Masih Temukan Bus Tak Laik Jalan di Palembang

Waspada! Dishub Masih Temukan Bus Tak Laik Jalan di Palembang Dishub Sumsel sedang melakuksan pemeriksaan Ramp Check terhadap salah satu bus, Rabu (20/12).

RIMAUNEWS.COM, Palembang - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan pemeriksaan terhadap angkutan massal, seperti bus menjelang liburan panjang, Natal dan tahun baru 2018. Saat melakukan pemeriksaan, Dishub masih saja menemukan bus yang tidak layak jalan di Kota Palembang. 

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Sumsel, Fansuri mengatakan, temuan kali ini pada saat pemeriksaan Ramp Check kesiapan armada Natal dan Tahun Baru di Terminal KM 12. Dimana ada bus yang retak dan pecah di kaca depan.

“Kondisi ini tentu membahayakan bagi pengemudi dan juga penumpang. Karena itu kami meminta agar bus tersebut diperbaiki terlebih dahulu sehingga dapat digunakan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru," kata Fansuri saat dijumpai di Terminal KM 12, Rabu (20/12).

Fansuri menjelaskan, pihaknya sudah tidak mengingat berapa jumlah angkutan yang tidak layak ini. Namun, kegiatan Ramp Check ini telah dilaksanakan sejak akhir November lalu dimana dilakukan secara berkala. Sedangkan, Rabu (20/12) adalah hari terakhir kegiatan.

"Kami juga melakukan tes kesehatan baik bagi pengemudi dan juga penumpang untuk memastikan kondisi mereka sehat," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Sumsel, Nelson Firdaus menjelaskan, pemeriksaan Ramp Check ini meliputi kondisi kendaraan seperti karoseri apakah bagus atau tidak, kemudian kaca, ban, steer, rem, ban dan lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan ramp check memang masih ditemukan angkutan Natal dan Tahun Baru yg kurang baik untuk berjalan,” kata Nelson.

Bahkan, pihaknya menemukan pengemudi yang sedang darah tinggi sehingga pihaknya harus menunda keberangkatan pengemudi tersebut. Sedangkan, untuk angkutan yang tidak layak pihaknya meminta untuk diperbaiki dahulu baru boleh beroperasi.

"Kalau kondisi angkutan dan pengemudi baik maka kami persilahkan untuk beroperasi. Kami juga akan memasang stiker kepada angkutan yang sudah layak," tukas dia.

(Agya S Yansori)

Komentar