2 Warga Pali Dipasung, Dinkes Lakukan Pendekatan Persuasif

2 Warga Pali Dipasung, Dinkes Lakukan Pendekatan Persuasif Kepala Dinkes PALI, dr H Muzakir


 
rimaunews.com, PALI – Tak lelahnya Dinas Kesehatan atau Dinkes PALI menghimbau warga yang keluarganya alami gangguan jiwa agar tak dipasung.

Temuan terakhir, ternyata masih ada 2 warga yang dipasung keluarganya karena ada masalah di kejiwaannya.

Kepala Dinkes, dr H Muzakir, Selasa (5/12/2017) mengatakan data kita saat ini masih ada dua warga yang dipasung. "Kita terus bekerja mencari data dan membebaskan warga yang terkena gangguan jiwa yang dikurung atau di pasung oleh keluarganya,"ungkapnya.

Adapun endalanya, lanjutnya, pihak keluarga yang tidak bersedia penderita gangguan jiwa dilepas untuk diobati. Meski demikian, lanjut Muzakir, dari puskesmas tetap rutin mengontrol mendatangi pasien yang masih dipasung.

"Untuk keluarga yang keberatan, kita berusaha meyakinkan dan tetap memberikan pelayanan kesehatan langsung mendatangi lokasi pasien,"ungkap Muzakir.

Terpenting adanya niatan pihak keluarga agar penderita kejiwaan cepat sembuh, tapi tidak dengan cara dipasung. Untuk itu, dinkes dengan fasilitas kesehatannya siap membantu memberikan pelayanan.

"Jangan malu, bawa saja ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti bidan desa atau ke puskesmas. Atau apabila perlu dirujuk ke rumah sakit jiwa, akan kita fasilitasi,"janjinya.

Berdasarkan pengalaman penanganan kasus seperti ini di PALI, ada 6 penderita gangguan jiwa yang dirujuk ke rumah sakit jiwa, 7 pasien sudah dilepas dan sudah membaik, satu penderita telah dinyatakan sembuh dan tetap masih dalam pengawasan pihak puskesmas.

Tujuannya, upaya dinkes sudah berjalan dalam mewujudkan PALI bebas pasung. "Sejak deklarasi bebas pasung diikrarkan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) beberapa waktu lalu disaksikan pak bupati,"ungkapnya.


(Agya S Yansori)

Komentar