2018, Dinas PSDA Sumsel Fokus Menanggulangi Bencana Banjir

2018, Dinas PSDA Sumsel Fokus Menanggulangi Bencana Banjir Plt Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumsel, Ir Darma Budhi didampingi Sekretaris Dinas PSDA Sumsel Vivin

Rimaunews.com, PALEMBANG- Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2018 akan memfokuskan beberapa program pengerjaan untuk menanggulangi masalah bencana banjir. Apalagi, saat ini Sumsel, khususnya kota Palembang bakal menjadi tuan rumah Asian Games.

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumsel, Ir Darma Budhi didampingi Sekretaris Dinas PSDA Sumsel Vivin, saat diwawancara diruang kerjanya selasa (5/12).

Darma Budhi mengatakan untuk tahun depan pihaknya mendapatkan jatah alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 299 miliar. Dari jumlah tersebut telah dipetakan beberapa proyek prioritas seperti  penunjang Asian Games untuk venue dayung, pembangunan dan nomalisasi kolam retensi, serta normalisasi sungai. “Ya, selain untuk persiapan Asian Games, beberapa proyek lebih tertuju untuk pengetasan masalah banjir baik di Palembang, maupun di beberapa kabupaten/kota lainnya,” kata Darma Budhi

Seperti di Palembang, pihaknya berupaya untuk meminimalisir potensi banjir yakni pembangunan kolam retensi di Talang Banten, Seberang Ulu I. Pembangunan kolam retensi akan menggunakan lahan seluas kurang lebih 3 hektar.

Selain membuat baru, pihaknya juga akan melakukan normalisasi di dua kolam retensi lainnya. Bahkan, ada juga normaliasi atau pengerukan 2 kolam retensi lainya yang berada di Kecamatan Kemuning, dan Alang-Alang Lebar. “Total anggaran untuk kegiatan ini sekitar Rp 10 Milliar,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Darma Budhi, pengendalian banjir lainya yaitu normalisasi sungai di beberapa kabupaten/kota di Sumsel. Khususnya daerah-daerah yang rawan banjir, seperti Muba, Banyuasin, dan OI. “Ada juga pembangunan talud penahan abrasi untuk sungai, salah satunya di OKU Selatan," bebernya.

Ia juga menyampaikan, alokasi anggaran tahun depan sebesar Rp 299 miliar tersebut realtif tidak jauh berubah dengan tahun 2017, hanya saja, ada sedikit pengurangan sekitar Rp 3 miliar. “Meski demikian, kami akan tetap mekasimalkan nilai anggaran yang ada, sehingga bisa mensuksekskan setiap program dari Gubernur Sumsel,” tegasnya

Selain dari APBD, Dinas PSDA juga mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN sebesar Rp 20 miliar yang rencananya diperuntukkan untuk pengembangan irigasi persawahan.

(Hadi Wibowo)

Komentar