5 Poin Cegah DBD, Nomor 4 Dianggap Terpenting

5 Poin Cegah DBD, Nomor 4 Dianggap Terpenting Foto Ilustrasi Waspada DBD

RIMAUNEWS.COM, Pali - Demam berdarah atau istilah medisnya, demam dengue, kini tengah menjadi sorotan di Kabupaten PALI. Di November lalu, ada 2 pasien terduga terkena penyakit hasil gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus ini.

Bagi masyarakat, gejala awal terkena DBD ini, yakni membuat suhu tubuh penderita menjadi sangat tinggi dan pada umumnya disertai sakit kepala, nyeri sendi, otot, dan tulang, serta nyeri di bagian belakang mata.

Apalagi, di September hingga kini, PALI diguyur musim penghujan. “Pada November lalu ada dua kasus DBD,namun pasien itu bukan berasal dari Talang Ubi, tapi rujukan dari Puskesmas Abab dan Penukal,” ungkap dr Fitri, direktur RSUD Talang Ubi, Senin (18/12).

Untuk itu,Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI,dr H.Muzakir menghimbau pertama, kepada seluruh masyatakat agar mewaspadai dan mengantisipasi bertambahnya penderita lainnya dengan cara menjaga lingkungan sekitar tetap bersih.

Kedua, lanjutnya, melakukan langkah 3 M plus yakni mulai dari menutup, menguras dan mengubur barang bekas serta plusnya memakai obat anti nyamuk. Langkah antisipasi ketiga, yakni memakai kelambu saat tidur.

Terpenting, poin keempat, kata dia, menghindari kebiasaan menggantungkan pakaian didalam rumah yang menjadi tempat istirahat nyamuk. Apabila ada anggota keluarga sudah terkena serangan penyakit DBD, poin kelima, dr Muzakir menyarankan secepatnya membawa ke klinik kesehatan terdekat.

Tanggap terhadap anggota yang terjangkit DBD karena apalagi mengalami demam tinggi yang dikhawatirkan itu adalah DBD. “Karena kalau terlambat, hal itu bisa berakibat fatal," ungkapnya.

Meski demikian, Pemkab PALI melalui dinas kesehatan PALI juga akan melakukan fogging atau pengasapan di daerah endemik. “Nanti kita akan lakukan fogging agar tidak menyebar,”ungkapnya.

(Agya S Yansori)

Komentar