Kota Palembang Miliki 3428 Hektar Kawasan Kumuh

Kota Palembang Miliki 3428 Hektar Kawasan Kumuh

RIMAUNEWS.COM, Palembang- Kota Palembang, yang terkenal sebagai kota pempek dan dengan berbagai fasilitas infrastruktur peninggalan event olahraga internasional Asian Games 2018 silam, yakni Light Rail Transit (LRT). Ternyata masih masih memiliki kawasan kumuh seluas 3428 hektar.

Pengentasan kawasan kumuh masih menjadi pekerjaan rumah pasangan Walikota (Wako) -Wakil Walikota (Harno-Finda). Meski, Walikota Palembang, Harnojoyo telah menjabat sebagai Wako Palembang 2 periode.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Sumatera Selatan (Sumsel), Ahmad Irwan Kusuma mengatakan, pengentasan kawasan kumuh di Kota Palembang menjadi tanggungjawab banyak pihak dengan berbagai program. Secara keseluruhan, kawasan kumuh Palembang seluas 3428 hektar dan sudah tertangani 748 hektar. "Sekitar 1500 hektar lagi perlu dituntaskan, untuk pengurangan wilayah kumuh 2024 bisa berkurang setengah, 2030 kawasan kumuh harus tuntas," tegasnya, Selasa (29/10).

Kawasan kumuh di 24 Ilir, 25 Ilir dan 26 Ilir ini telah dilakukan identifikasi apa saja yang perlu ditingkatkan kualitas permukimannya. Seperti penataan bangunan, air minum, pengolahan persampahan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pengelolaan drainase lingkungan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sarana penanganan kebakaran.

Menurutnya, salah satu kendala belum tuntasnya kawasan kumuh ini lantaran anggaran yang terbatas. Kawasan yang paling banyak kumuh diantanya kawasan pinggiran sungai yang mana seharusnya tidak boleh sembarang membangun bangunan di kawasan itu. "Totalnya sekitar 10 hektar, ini memang masuk dalam restorasi Sungai Sekanak," imbuhnya.

(Aan Wahyudi)

Komentar