Mantan Gubernur Sumsel Gerah Soal Aset Daerah

Mantan Gubernur Sumsel Gerah Soal Aset Daerah

RIMAUNEWS.COM, Palembang- Juru Bicara (Jubir) Alex Noerdin, Kemas Khoirul Mukhlis memastikan kendaraan roda 4 yang saat ini dipakai oleh Mantan Gubernur Sumsel 2 periode, Alex Noerdin telah melalui proses perizinan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. "Mengklarifikasi atas nama alex Noerdin, memang benar ada atas mobil lexus diperlukan operasional gubernur perwakilan Jakarta. Ketika tidak lagi menjabat, Alex Noerdin mengajukan  pinjam pakai kepada (Plt Gubernur Sumsel) Hadi Wbowo dan disetujui secara tertulis," tegasnya.

Kiemas menambahkan, bukan hanya izin secara tertulis yang telah didapatkan oleh Alex Noerdin. Bahkan, izin secara tidak tertulis juga telah diperoleh saat Alex Noerdin bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel terpilih Herman Derru. "Pada saat bertemu fisik dengan Derru hal yang sama juga disampaikan, kata beliau (Derru) kalau kamu yang ngomong pake lah," ungkapnya.

Menurutnya, bukan hanya rekannya yang menggunakan aset pemerintah daerah melalui izin pinjam pakai. Bahkan beberapa mantan Gubernur Sumsel juga ada yang mengajukan hal serupa. "Bukan hanya mobil, malah Syahrial Oesman juga disuport sopir," imbuhnya. 

"Klarifikasi ini menepis seolah-olah (mobil) ini disembunyikan. Karena ini memang pemakaian resmi dan diizinkan resmi," terangnya.

Sebelumnya, Stafsus Gubernur Sumsel bidang aset, Arwin Novansyah mengatakan, bila kondisi aset masih banyak yang belum terdata. Arwin juga menyebut nama mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, yang masih menguasai aset bergerak milik Pemprov Sumsel. "Kita sedang menginvestigasi aset-aset milik Pemprov Sumsel yang masih dikuasai oleh berbagai pihak, termasuk yang masih dikuasai Pak Alex Noerdin. Seharusnya memang sudah harus dikembalikan. Apalagi sudah hampir setahun pemerintahan baru" ungkap Arwin.

"Saya kira Pak Gubernur (Herman Deru) sudah cukup bijaksana dengan membolehkan aset negara tersebut dipakai selama setahun ini. Sehingga sudah saatnya untuk dikembalikan. Mengingat Pemprov Sumsel masih membutuhkan kendaraan dinas tersebut untuk operasional pemda" tandas dia.

(Aan Wahyudi)

Komentar