Memasuki Musim Hujan, BPBD Sumsel Tingkatkan Kesiagaan

Memasuki Musim Hujan, BPBD Sumsel Tingkatkan Kesiagaan Plt Kepala BPBD Provinsi Sumsel, Iriansyah

RIMAUNEWS.COM, Palembang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkatkan kesiagaan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah bencana alam di Sumsel, seperti tanah longsor dan banjir saat memasuki musim hujan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Provinsi Sumsel, Iriansyah mengatakan, saat musim penghujan tiba beberapa daerah di Sumsel sering terjadi bencana alam. Bencana itu mulai dari banjir dan tanah longsor. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya mengelar rapat koordinasi Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah longsor Tahun 2017.

“Maka dari itu kami menggelar rapat koordinasi ini untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam khususnya banjir dan tanah longsor,” kata Iriansyah saat ditemui usai mimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah longsor Tahun 2017, di Ruang Rapat Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor BPBD Provinsi Sumsel, Senin (11/12).

Dalam rapat tersebut, pihaknya mengundang seluruh instansi-instansi terkait seperti Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait lainnya.

“Tujuan kita menggelar rapat koordinasi ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh instansi terkait dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, hasil dari rapat koordinasi yang dilakukan pihaknya tersebut diketahui bahwa seluruh instansi-instansi terkait yang ada di Sumsel sudah siap untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

“Ya, semua pihak yang hadir ini sudah menjelaskan semua rencana baik SDM (Sumber Daya Manusia, red), logistik, peralatan dan lainnya,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Iriasnyah, pihaknya telah memetakan daerah-daerah mana saja yang ada di Sumsel yang rawan akan terjadi bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

“Untuk daerah yang rawan banjir itu hampir terjadi di semua daerah yang ada di Sumsel sedangkan untuk tanah longsor itu tejadi di dataran tinggi seperti Pagaralam, Lahat, Empat Lawang, Muaraenim dan Ogan Komering Ulu Selatan,” bebernya.

Ditambahkannya, menghadapi bencana banjir dan tanah longsor ini pihaknya berharap kepada masyarakat agar dapat ikut berperan serta untuk ikut membantu.

“Saya harapkan peran dari masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor ini,” tukas dia.

(Agya S Yansori)

Komentar