Meskipun Dekat TPA, Sampah Tetap Berserakan

Meskipun Dekat TPA, Sampah Tetap Berserakan tumpakan samoah yang ada di sepanjang jalan jalan bandara kelurahan Handayani Mulia kecamatan Talang ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali)

RIMAUNEWS.COM, Pali- Meskipun dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun hal itu tidak menjamin sampah tidak akan berserakan dijalanan. Hal ini terbukti dengan tumpukan sampah yang ada di sepanjang jalan bandara kelurahan Handayani Mulia kecamatan Talang ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali).

Anto salah satu warga sekitar mengatakan, dirinya sangat menyayangkan dengan sikap para petugas sampah karena lebih memilih membuang sampah dipinggir jalan ketimbang membuangnya di TPA. “Lokasi TPA hanya beberapa meter saja dari tempat tumpukan sampah, tapi petugas sampah memilih membuang sampah ditumpukan sampah yang berada dipinggir jalan,” katanya.

Tumpukan sampah yang ada disepanjang jalan bandara kelurahan Handayani Mulia kecamatan Talang ubi ini sudah sangat meresahkan dan menganggu pengguna jalan karena mengeluarkan bau aroma yang tak sedap. “Kami selaku warga sekitar meminta kepada pihak terkait untuk segera membersihkan tumpukan sampah ini dan meminta para petugas sampah tidak lagi membuag sampah disana melainkan membuangnya di TPA,” ujar Anto.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten PALI, Mukhlis Nabil BA, menjelaskan bahwa sampah-sampah tersebut sudah ada sejak lama dilokasi itu. “Sampah itu sudah lama yaitu sejak kepemimpinan Dinas LH yang lama. Dan kami sudah upayakan memindahkan sampah itu masuk ke TPA tapi karena terkendala dana dan alat berat untuk mendorong tumpukan sampah itu, pembersihan menjadi tertunda," jelasnya.

Namun pihaknya tetap berupaya menyingkirkan sampah itu dengan bekerjasama dengan pihak ketiga, dan saat ini pihaknya menunggu alat berat yang akan memindahkan sampah tersebut. “Kita juga sempat meminjam alat berat dari PT Santika selama tiga hari untuk bisa mendorong tumpukan sampah agar mobil bisa melintas. Dan itu dilakukan setiap tiga bulan sekali meskipun tidak ada anggaran. Karena biasanya, tiga bulan sekali sampah sudah penuh dan membuat dump truck pengangkut sampah tidak bisa membuang jauh ke TPA. Selain itu, kita terkendala dengan akses jalan yang sebagian masih belum dikeraskan." terangnya.

(Agya S Yansori)

Komentar