Pemkab Muara Enim Siap Selaraskan Perencanaan Pembangunaan

Pemkab Muara Enim Siap Selaraskan Perencanaan Pembangunaan

RIMAUNEWS.COM, Muara Enim- Dalam rangka koordinasi penyusunan RPJMN Tahun 2020-2024, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas menyelenggarakan serial konsultasi regional per pulau besar, bertujuan untuk menyelaraskan target agenda pembangunan Nasional dengan pembangunan daerah per pulau besar. Untuk itu, kota Medan menjadi lokasi penyelenggaraan konreg untuk pulau Sumatera yang diikuti oleh 10 (sepuluh) provinsi beserta kabupaten/kota.

Dalam konreg pulau Sumatera 2019 ini dihadiri oleh para Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi, Kepala Bappeda Provinsi, Bupati/Walikota, serta Kepala Bappeda Kabupaten/Kota Se-Sumatera. Konreg Pulau Sumatera 2019 dilaksanakan pada tanggal 13-14 Agustus 2019.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H. dan Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim, H. Ramlan Suryadi, S.T., M.Si. didampingi Asisten Administrasi Umum, Dr. Abdul Nadjib hadir dalam Konreg Pulau Sumatera 2019 yang diselenggarakan di Hotel Adimulia, Medan. Hadir juga Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ekowati Retnaningsih serta Bupati/Wabup/Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

Konreg Pulau Sumatera dibuka oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Bambang Brodjonegoro. Dalam arahannya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menyampaikan Isu-isu Strategis dan Agenda Pembangunan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Ada 5 (lima) arahan dalam RPJMN 2020-2024, yaitu (1) Pembangunan Infrastruktur, dalam rangka membangun infrastruktur besar dengan kawasan-kawasan produksi rakyat seperti kawasan industri kecil, kawasan ekonomi khusus KEK, kawasan pariwisata, kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.

Kemudian Pembangunan Sumberdaya Manusia, dalam rangka pembangunan sumber daya manusia dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah, penurunan stunting-kematian ibu-kematian bayi, peningkatan kualitas pendidikan, vokasi, membangun lembaga manajemen talenta Indonesia, dan dukungan bagi diaspora bertalenta tinggi.

Selain itu, Mendorong Investasi, dalam rangka mengundang investasi seluas-luasnya untuk membuka lapangan pekerjaan, memangkas perizinan, pungli dan hambatan investasi lainnya, serta, Reformasi Birokrasi, dalam rangka reformasi struktural agar lem aga semakin sederhana/simple, semakin kincah, mindset berubah, kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, dan efisiensi lembaga.

Selain itu, Penggunaan APBN, dalam rangka menjamin penggunaan APBN yang fikus dan tepat sasaran, memastikan setiap rupiah dari APBN memilili manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, meningkatkat kesejahteraan masyarakat.

Menyikapi arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muara Enim turut mendorong pembangunan infrastruktur, yaitu terbangun dan terhubungnya jalan bebas hambatan (tol) Trans Sumatera serta konektivitas yang mendorong investasi di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Selatan, kawasan industri, hilirisasi, serta konektivitas antara sumber input bahan baku, kawasan proses (industri), dan output pemasaran (bandara/pelabuhan).

(Kurniawan)

Komentar