14 Pelaku Perampokan Masih DPO

14 Pelaku Perampokan Masih DPO

Rimau, PALEMBANG-Komplotan perampok sadis antar provinsi pulau Sumatera, Sumsel, Lampung, Bengkulu dan Jambi Belawong CS ternyata berjumlah dua puluh orang, namun baru enam orang yang tertangkap.

Hal ini diungkapkan Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Erlin Tangjaya usai menerima penyidik dari Polda Lampung dan Bengkulu diruang kerjanya Jumat (10/11/2017).

"Ya tadi ada penyidik dari Polda Lampung dan Bengkulu untuk koordinasi dengan Polda Sumsel mengenai komplotan perampok sadis Belawong CS,"katanya kepada Detiksumsel.com Jumat (10/11/2017).

Ia menambahkan, dalam waktu dekat penyidik dari Polda Jambi juga akan datang kesini (Polda Sumsel- red) untuk berkoordinasi juga, karena komplotan ini juga pernah melancarkan aksi perampokan diwilayah Provinsi Jambi.

"Untuk barang bukti dari komplotan ini kemungkinan sudah dibelikan dalam bentuk barang lainnya dan akan terus telusuri dimana saja aset - aset yang disembunyikan oleh komplotan ini. Untuk TKP nya juga kemungkinan lebih dari 21 TKP mengingat komplotan ini sudah menjalankan aksinya sekitar sembilan tahun,"bebernya.

Diketahui ketiga pelaku perampokan sadis antar Provinsi diwilayah Sumsel, Jambi, Bengkulu dan Lampung ini masing-masing Eko Riyadi warga Jalan Tebat Serai, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Misgianto alias Belawong warga Dusun IV Tri Tunggal, Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal, Kabupaten Banyuasin dan Gusti Komang Sujana warga Desa Lubuk Seberuk ini ditangkap oleh Tim Rimau Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel dan gabungan Polres Pagaralam pekan lalu ketiganya juga yang melakukan perampokan touke kopi di Pagaralam yang menyebabkan korban nya Darul Kutni meninggal dunia dengan kerugian 500 juta.

Tidak hanya disitu komplotan ini juga beraksi diprovinsi lainnya yakni, Lampung, Bengkulu dan Jambi dengan modus yang sama dengan kerugian korban nya mencapai ratusan juta.(oji)

(Agya S Yansori)

Tags

Perampokan

Komentar