Amankan Pengedar Sabu, Anggota BNNK Bergulat Dengan Tersangka

Amankan Pengedar Sabu, Anggota BNNK Bergulat Dengan Tersangka

RIMAUNEWS.COM, Muara Enim- Kehebohan terjadi di depan Kantor Kas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjung Enim. Bagaimana tidak, Senin (7/10) sekitar pukul 15.30 wib petugas dari BNNK Muara Enim bergulat dan sempat terjadi dorong dorongan saat berusaha menyergap dan mengamankan tersangka pengedar sabu sabu bernama Yulianto Als Jonget saat akan melakukan transaksi dengan Bandar besar lainnya.

Dalam aksinya, petugas yang sudah mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan terhadap tersangka sudah mengamati dan menunggu aksi transaksi yagn akan dilakukan tersangka. Namun, karena Bandar besar FB yang saat ini sudah menjadi TO petugas tidak datang, maka petugas mengamankan tersangka Yulianto.

Saat dilakukan penggeledahan dan pengembangan, petugas berhasil mengamankan uang senilai Rp 10 Juta yang diduga akan digunakan tersangka untuk membeli narkoba jenis sabu kepada tersangka FB tiga paket kecil diduga sabu, timbangan digital, plastic klip, bong alat hisap sabu serta kendaraan roda dua yang digunakan oleh tersangka.

Tersangka yang juga merupakan karyawan dari salah satuperusahaan kontraktor ini tidak bisa berkutik saat petugas mengamankan dirinya yang sedang menunggu kiriman sabu sebanyak dua kantong atau sekitar kurang lebih 20 gram.

Kepala BNNK Muara Enim, AKBP Abdul Rahman mengatakan, pihaknya sudah lama mengamati tersangka dan juga berdasarkan infiormasi dari masyarakat bahwa pelaku kerap melakukan transaksi dan sudah meresahkan masyarakat. “Dari itu tim kita melakukan pengintaian dan berhasil emngamankan tersangka yagn sedang menunggu barang haram yagn akan di belinya,” ujar Rahman dalam gelar perkara di kantor BNNK Muara Enim, Selasa (8/10).

Rahman melanjutkan, tersangka Yulianto ini dalam melakukan aksinya menjual barang haram mendapatkan omset yang cukup lumayan yakni sekitar Rp 10 juta per minggu. “Kalau satu minggu 10 juta berarti satu bula tersangka bias mendaptkan untung sekitar 40 juta. Dan ini sangat menggiurkan,” ujarnya.

Saat ini, pihak BNNK terus melakukan pengembangan dan tetrus memburu jaringan atau pemasok narkoba kepada tersangka Julianto yang identitas dan keberaaanya sudah diketahui. “Kita sudah pegang data baik nama dan lokasi dari pemasok tersangka. Ini akan kita terus kembangkan,” pungkasnya.

(Kurniawan)

Komentar