Gara-gara Narkoba Narkoba Marak, Akhirnya Orgenan Diusulkan Dibatasi

Gara-gara Narkoba Narkoba Marak, Akhirnya Orgenan Diusulkan Dibatasi foto ilustrasi aktivitas hiburan orgen


rimaunews.com, PALI - Dalam kunjungan kerjanya ke Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir atau PALI, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Partai Hanura, Kamirat mengaku sangat miris.
Apa yang menjadi penyebabnya ? Ini terkait penyalahgunaan narkotik dan obat terlarang atau narkoba di kabupaten yang memiliki motto Serepat Serasan ini.
Didugaan sementara, peredaran narkoba tersebut memanfaatkan keberadaan hiburan orgen tunggal. Yang pelaksanaannya, tak kenal waktu, bahkan hingga dini hari.
Dan, ini juga menjadi usulan Kamirat yang disampaikan saat kegiatan kunjungan kerja DPRD provinsi Sumatera Selatan Dapil 6, di aula perkantoran Bupati PALI, Kamis (7/12/2017).
"Untuk mengurangi peredaran narkoba di kabupaten PALI kami usulkan agar kepolisian membatasi ijin hiburan orgen tunggal,"sebutnya dalam kesempatan tersebut.
Dirinya, juga mencontohkan adanya pembatasan waktu operasional hiburan orgen tunggal di daerah lain. "Kalau di Kota Prabumulih, batas waktu hiburan orgen tunggal tidak lebih dari jam 12 malam," ungkapnya.

(Agya S Yansori)

Komentar