Nekat Hentikan Paksa Proyek Jalan Perusahan, Gunadi Digelandang ke Kantor Polisi

Nekat Hentikan Paksa Proyek Jalan Perusahan, Gunadi Digelandang ke Kantor Polisi


Rimaunews.com, MUARAENIM - Aksi nekat yang dilakukan Gunadi (38), warga Dusun I, Desa Penandingan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, berakhir dengan jeruji penjara.

Petugas Reskrim Polsek Penukal Abab, Selasa (5/12) sekitar pukul 15.00 WIB terpaksa mengamankan tersangka lantaran diduga terlibat kasus pengancaman penghentian pekerjaan proyek pembangunan jalan milik PT Energate Prima Indonesia (PT EPI).

Aksi yang dilakukukan oleh tersangka tersebut dilakukan Sabtu (18/11) sekitar pukul 14.00 WIB, berlokasi di pelabuhan batubara PT EPI. Dengan menggunakan parang, tersangka membuat resah para pekerja yang melakukan pembangunan jalan tersebut.

Informasinya, kejadian itu bermula dari tersangka bersama temannya bernama YN, datang ke lokasi pelabuhan milik PT EPI tersebut. Kedatangan mereka bermaksud menghentikan secara paksa pengerjaan pembuatan jalan pelabuhan.

Setibanya di lokasi, tersangka meminta agar para pekerja menghentikan proyek tersebut dengan sebilah parang. Melihat kondisi tersebut, para pekerja resah dan menghentikan sementara kegiatannya. Kendati demikian, perusahaan justru mengalami kerugian hingga Rp 936.916.667. Pihak perusahaan melaporkan tindakan tersangka bersama temannya ke Polsek Penukal Abab dengan LP/B/169/XI/2017/Sumsel/Res.M Enim/Sek P.Abab.

Berbekal dari laporan dari warga itulah, petugas langsung melakukan penangkapan dan menggelandang tersangka ke polsek.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan Sik melalui Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep dan Kasubag Humasnya, AKP Arsyad, ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka bersama barang buktinya btelah kita amankan, sedangkan temannya belum berhasil ditangkap. Dalam kasus ini tersangka dijerat pasal 335 KUH Pidana,” pungkasnya.

(Kurniawan)

Tags

Aksi

Komentar