PCNU OKI Desak PBB Mengesahkan Keanggotaan Palestina

PCNU OKI Desak PBB Mengesahkan Keanggotaan Palestina Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ogan Komerin Ilir (OKI) menggelar doa bersama untuk Palestina

RIMAUNEWS.COM, Kayuagung- Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerussalem sebagai ibukota Israel banyak mendapatkan kecaman dari umat muslim yang ada di dunia, salah satu umat muslim yang mengecam pernyataan Presiden Amerika tersebut yaitu Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ogan Komerin Ilir (OKI).
Ketua PCNU OKI KH Syamsuddin Nur, S.Ag., M.Pd mengatakan, pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan bahwa Yerussalem sebagai ibukota Israel sangat tidak beralasan. "Pernyataan Presiden Amerika itu tidak beralasan dan melanggar prinsip dari resolusi PBB No 2253/1967, resolusi No 71/2016, serta bisa memicu konflik internasional yang tak berkesudahan," katanya saat dijumpai seusai menggelar doa bersama untuk Palestina, Rabu (13/12).
Maka dari itu, pihaknya beserta Badan Otonom seperti muslimat, ansor/banser, fatayat, pager nusa, IPNU, IPPNU, serta para ulama NU Kabupaten OKI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera memberikan pengesahan keanggotaan Palestina sebagai anggota tetap PBB. "Pemerintah Indonesia telah bulat mengakui kemerdekaan Palestina sebagai negara berdaulat dan harus mendapat hak-hak asasi yang berlaku didunia internasional," ujar Syamsuddin.
Syamsuddin mengungkapkan, selain itu pihaknya juga meminta Ketua Umum PBNU untuk aktif menggalang dukungan ulama internasional agar mendesak Organisasi Konfrensi Islam Bersatu dalam menghadapi zionis Israel. "Kita juga Kiai Said Agil Siradj mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk mempertimbangkan kembali hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan jika perlu mengusir dubes Amerika dari Indonesia," ungkapnya dengan tegas.

(Nitya Nugraha)

Komentar