Peduli Kesehatan Warga, Hipmi Sumsel Renovasi Sarana MCK

Peduli Kesehatan Warga, Hipmi Sumsel Renovasi Sarana MCK Ketua HIPMI Sumsel, M Akbar Alfaro saat menyerahkan kunci kepada warga sebagai tanda telah direnovasinya sarana MCK tersebut

RIMAUNEWS.COM, Palembang- Demi memperhatikan kesehatan masyarakat dan menciptakan hidup sehat, Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Penguasa Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel melalui HIPMI Dokter Club (HDC) merenovasi sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di jalan Mataram RT 07 RW 02 Kelurahan Kemas Rindo kecamatan Kertapati Palembang.
Ketua HIPMI Sumsel, M Akbar Alfaro mengatakan, pihaknya merenovasi sarana MCK warga jalan Mataram RT 07 RW 02 Kelurahan Kemas Rindo kecamatan Kertapati Palembang tersebut sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap kesehatan masyarakat. "Kami lihat warga di jalan Mataram RT 07 RW 02 Kelurahan Kemas Rindo kecamatan Kertapati Palembang ini masih banyak menggunakan sungai untuk MCK, dari segi kesehatan ini kurang bagus, maka dari itu kami HIPMI Sumsel dan HDC Sumsel bersama Yayasan Salsabila, Universitas Kader Bangsa, serta dukungan komunitas ketimbang ngemis palembang menginisiatif untuk memperbaiki sarana MCK agar tidak menggunakan sungai untuk MCK," katanya seusai meresmikan Sarana MCK, kemarin.
Kegiatan renovasi sarana MCK ini akan dilakukan pihaknya juga di daerah-daerah lain yang memang membutuhkan. "Kegiatan ini akan terus kami lakukan, artinya tidak hanya didaerah ini saja tapi juga didaerah-daerah yang memang membutuhkan sarana MCK," ungkap Alfaro.
Sementara itu salah satu warga sekitar, Efirman mengatakan, dirinya sangat gembira sarana MCK didaerah dilakukan renovasi. "Senang dan gembira, karena selama ini Sarana MCK di kampung kami ini terbengkalai, baru kali ini kami bisa merasakan yang baik dan bagus," katanya.
Sarana MCK yang telah direnovasi ini, lanjutnya, akan dirawat dan dijaga warga sekitar sehingga bisa digunakan selama mungkin. "Ya, memang selama tiga bulan ini HIPMI Sumsel yang bantu untuk pengelolaan sarana MCK ini, terima kasih Pak Akbar, Namun setelah itu kita akan musyawarahkan dengan warga untuk pengelolaan selanjutnya," ujarnya.

(Hadi Wibowo)

Komentar