Titik Hotspot 2019 Meningkat Dari Tahun Sebelumnya

Titik Hotspot 2019 Meningkat Dari Tahun Sebelumnya

RIMAUNEWS.COM, Palembang- Titik hotspot yang terpantau di Sumsel sejak awal tahun mencapai 2.787 titik. Hotspot tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 yang tercatat hanya 2081 selama satu tahun.

Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan berdasarkan data jumlah titik hotspot terus mengalami peningkatan sejak tahun 2017 hingga tahun 2019. “Tercatat ditahun 2017, jumlah titik hotspot yakni mencapai 965 titik. Tahun 2018 yakni mencapai 2.081 titik. Sedangkan, tahun 2019 sejak Januari hingga September mencapai 2.787 titik,” katanya saat dihubungi, Senin (9/9/2019).

Berdasarkan data tahun 2019, hotspot tertinggi terjadi pada bulan Agustus yang mencapai 1308 titik. Kemudian, untuk September sejak awal bulan hingga tanggal 9 yakni mencapai 912 titik. "Untuk wilayahnya yang terbanyak yakni berada di Muba dengan titik hotspot mencapai 828 titik. Kemudian, disusul wilayah OKI dengan jumlah 620 titik," terangnya seraya menambahkan bahwa titik hotspot tersebut  bukan berarti lahan terbakar, melainkan hanya titik panas yang meningkat.

Ansori mengungkapkan, pihaknya akan terus berupaya untuk terus melakukan upaya pemadaman sehingga bencana kabut asap dapat dihindari di Bumi Sriwijaya. "Kami terus berupaya. Bahkan, tim darat pun membuat akses sementara untuk masuk ke lokasi dalam upaya memadamkan karhutla," tutupnya.

(Aan Wahyudi)

Komentar