Bagindo: Jangan Transaksional, Utamakan Etos Kerja Kandidat

Bagindo: Jangan Transaksional, Utamakan Etos Kerja Kandidat Drs Bagindo Togar Butar Butar

RIMAUNEWS.COM, Palembang - Pilkada merupakan proses mendapatkan pemimpin yang terbaik. Oleh sebab itu, pengamat politik Sumsel, Drs Bagindo Togar Butar Butar meminta agar partai politik memilih calon kepala daerah berdasarkan etos kerja bukan lobi.

Menurut Bagindo, kalangan elite politik saat ini lebih menentukan dengan membangun perangkat dan mekanisme yang berpihak terhadap kepentingan Parpol itu sendiri. Ini tentu menjadi sisi gelap demokrasi. "Kaum elite politik lebih mengedepankan aspek-aspek transaksional politik jangka pendek daripada mendorong aspirasi maupun artikulasi publik," ujarnya.

Dia menambahkan, ada dua karateristik parpol juga pemilih dalam sistem demokrasi (Pemilu) saat ini. Yaitu berdasarkan bandwagon effect alias efek gerbong dimana pemilih cenderung ikut gerbong besar, dan underdog effect atau efek yang disepelekan, dimana pemilih memberi simpati terhadap figur yang terzolimi.

Dalam kaitannya dengan pilkada Kota Palembang, Bagindo mengatakan, para elite terkhusus para petinggi parpol seharusnya melahirkan suatu keputusan untuk konsisten berpihak kepada aspirasi dan kepentingan publik, walau kadang harus melawan arus.

"Pragmatisme politik selayaknya tidak ditampilkan mulai dari awal praktek berdemokrasi, beresiko memunculkan aktivitas juga dinamika politik yang tidak menarik serta rendah partisipasi maupun kepedulian rakyat," paparnya.

Sehingga, lanjutnya, para elite parpol dituntut untuk mengevaluasi kinerja politiknya, apakah telah sebangun dengan ekspetasi masyarakat. Elektabilitas calon pemimpin dinilai berdasarkan integritas dan etos kerjanya dan bukan hanya dikarenakan hubungan serta lobi lobi khusus.

"Seharusnya parpol dalam menetapkan calon pemimpin kepala daerah untuk dipilih warga, agar mengutamakan integritas dan etos kerja si kandidat," pungkasnya. (Yanti)

(Agya S Yansori)

Tags

Komentar