Kurang Dukungan, Wajib Setor 2 Kali Lipat

Kurang Dukungan, Wajib Setor 2 Kali Lipat Kegiatan Wirausaha

RIMAUNEWS.COM, Palembang - Untuk memastikan dukungan terhadap calon perseorangan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung melakukan verifikasi faktual. Verifikasi dilakukan sejak 12 Desember hingga 25 Desember mendatang. Bagi calon perseorangan yang kurang dukungan akan diberi perpanjangan waktu dengan syarat wajib menyerahkan kekurangan dukungan menjadi dua kali lipat.

Komisioner KPU Palembang Abdul Karim Nasution mengatakan, verifikasi yang dilaksanakan untuk memastikan langsung dukungan terhadap bakal calon Walikota dan Wakil Walikota yang ingin bertarung di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Jika pada verifikasi faktual, warga yang diklaim memberikan dukungan membantah telah memberikan dukungannya, maka mereka harus menyatakan tidak dengan mengisi formulir B5.

"Setelah verifikasi kita akan kembali menghitung total jumlah dukungannya. Jika kurang dari 74.361, kita akan memberikan waktu untuk pasangan calon melengkapi persyaratannya," katanya.

Kendati diberi kelonggaran, sambung Karim, kekurangan syarat tetap mempunyai konsekuensi. Bagi calon yang tidak memenuhi syarat dukungan pada saat verifikasi faktual, maka wajib untuk memenuhi lagi dengan catatan jumlah dukungan yang kurang dikali dua.

"Sebagai contoh misalnya kurang 5.000 dari syarat yang ditentukan, maka mereka wajib memenuhi 10.000. KPU tetap memberi kelonggaran. Namun tidak dengan jumlah yang sama," tegasnya.

Pada Pilkada Palembang 2018 ada dua paslon perseorangan yang mendaftar di KPU. Adalah pasangan Muhammad Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji dan pasangan Chairilsyah-Mualimin. (Yanti)

(Agya S Yansori)

Komentar