Timses Lakukan Politik Uang, Calon Didiskualifikasi

Timses Lakukan Politik Uang, Calon Didiskualifikasi Foto Ilustrasi Politik Uang

RIMAUNEWS.COM, Pagaralam - Seorang anggota Timses yang diputuskan terbukti melakukan tindakan politik uang, akan berakibat kepada calon yang didukungnya.
Permainan kotor anggota timses calon kepala daerah tersebut, kata Koordinator Divisi Pencegahan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kota Pagaralam, Mirian SE, Selasa (12/12/2017), bisa berimbas kepada calon.
Calon tersebut akan langsung didiskualifikasi sebagai peserta Pilkada meskipun tidak melakukan perbuatan politik uang secara langsung. Untuk menerapkan pemilu yang jujur dan bersih, maka tindak politik uang terungkap akan diputuskan bersalah.
Maka, keduanya, baik tim sukses atau timses dan calon kepala daerahnya dinilai terkait. Alasannya, kata dia, surat keputusan Timses dibuat calon, mana mungkin Timses bergerak tanpa sepengetahuan calon.
Menurut Mirian, putusan yang membuktikan adanya pelanggaran politik uang tersebut diputuskan Bawaslu Provinsi. Demikian pula dengan sanksi juga ditetapkan Bawaslu Provinsi yang kelak ditujukan kepada KPU Kabupaten/Kota. Adapun Panwas Kabupaten/Kota kata dia, berwenang untuk memberikan rekomendasi.
Bawaslu RI sendiri sudah menerbitkan peraturan khusus yang berkaitan dengan penanganan politik uang. Peraturan Bawaslu RI bernomor 13 tahun 2017 itu mengatur tentang penanganan pelanggaran politik uang yang TSM.
Dalam salinan yang diterima, dalam Perbawaslu RI ini memang memuat dengan jelas sanksi kepada Timses yang melakukan perbuatan politik uang. Dalam pasal 43 disebutkan, bila Timses terbukti melakukan perbuatan politik uang maka calonnya pun akan dikenakan sanksi berupa pembatalan dari pencalonan.

(Agya S Yansori)

Komentar