Untuk Tentukan Dapil, KPU ME Gelar Dialog Publik

Untuk Tentukan Dapil, KPU ME Gelar Dialog Publik

RIMAUNEWS.COM, Muaraenim- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muara Enim belum menentukan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk wilayah Kabupaten Muara Enim. Untuk itu, Selasa (12/12) di Aulanya, KPU melakukan dialog publik guna menyerap aspirasi dan saran dari pemangku kepentingan.

Ketua KPU Rohani, didampingi Ahyaudin selaku Divisi Hubungan Masyarakat, Data Informasi, dan Hubungan Antarlembaga) mengatakan, dari saran dan masukan yang kita terima, ada yang menilai baiknya tetap dengan empat Dapil, dan ada juga yang menyarankan menjadi lima dapil seperti pada Pilkada Legeslatif 2014 yang lalu. "Semuanya bisa kita akomodir. Karena dalam aturannya baik itu tetap dengan empat Dapil maupun menjadi lima Dapil. Karena kesemuanya di Muara Enim hal tersebut tidak menyalahi aturan yang ada," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, untuk mengakomodir itu semua maka diadakan dialog, supaya nantinya menjadi masukan bagi KPU. "Namun keputusan tetap berada dibtangan KPU. Saat ini sifatnya hanya menerima saran dan masukan," tambahnya.

Perubahan Dapil ini, ditambahkannya, dikarenakan adanya pemekaran wilayah yang terjadi di Kabupaten Muara Enim beberapa waktu yang lalu. "Lima Dapil kemarin dikarenakan wilayah Pali masih masuk Muara Enim. Dan setelah pemisahan, maka dapil II akhirnya dipindah ke wilayah baru. Jadi saat ini tinggal empat dapil " ujarnya.

Namun, lanjutnya, untuk itu semua kita tetap mengacu pada undang undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum serta peraturan KPU nomor 7 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilu serta berpegang pada prinsip penataan dapil dan alokasi kursi yang juga mengacu pada data agregat kenpemdudukan per kecamatan (DAK 2) yang diserahkan oleh kementerian dalam negeri.

Dialog yang dilaksanakan oleh KpU ini dihadiri oleh, anggota DPRD, Dinas Terkait, Perwakilan Parpol, tokoh Masyarakat, Pemuda dan insan pers.

(Kurniawan)

Komentar